Senin, 02 Desember 2013

Pengertian Algoritma dan Struktur Data

Perangkat lunak dikembangkan sebagai sebuah produk yang memperhatikan efisiensi dan efektifitas, karena perangkat lunak dibutuhkan sebagai salah satu bentuk teknologi yang diharapkan dapat mempermudah kegiatan manusia dengan berbasis otomasi. Algoritma digunakan sebagai sebuah pendekatan untuk dapat menyusun dan mengelola instruksi secara efisien. Stuktur data digunakan untuk mengelola data secara efektif. dibawah ini akan kami jelaskan lebih detail tentang Algoritma dan Struktur data.


1.  Pengertian Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah untuk menyelesaikan masalah secara sistematis dan logis. Algoritma menawarkan suatu metode dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Algoritma diartikan sebagai urutan langkah dalam menyelesaikan masalah secara sistematis dan logis. Pendekatan secara sistematis dan logis tersebut, menjadikan proses penyelesaian masalah terjaga kebenarannya karena algoritma hendaklah benar agar dapat menghasilkan keluaran/solusi yang benar pula. Penyelesaian masalah (problem solving) adalah kegiatan utama yang dilakukan dalam menyelesaiakan sesuatu. Adapun langkah-langkah Problem Solving adalah sebagai berikut :

  1. Mengidentifikasi masalah
  2. Desain
  3. Algoritma
  4. Pembuatan program
  5. Pengujian
  6. Pemeliharaan
Algoritma biasa ditulis dalam bentuk pseudo code. Perhatikan contoh berikut ini:
Carilah luas persegi panjang jika diketahui x sebagai nilai panjang dan y sebagai nilai lebar.
  1. panjang ← masukkan x sebagai nilai panjang
  2. lebar ← masukkan y sebagai nilai lebar
  3. luas ← panjang * lebar
  4. Tulis luas
Tentukan bilangan masukan berikut sebagai bilangan postif, negatif atau nol.
  1. Bilangan ← bilangan yang akan diuji
  2. If bilangan > 0 then tulis “Bilangan Positif”
  3. If bilangan < 0 then tulis “ Bilangan Negatif”
  4. Tulis “Nol”
Tampilkan tulisan “Selamat Belajar” sebanyak 10 kali
  1. x ← masukkan nilai perulangan
  2. i ← 1
  3. Jika i <= x, tulis “Selamat Belajar”
Flowchart adalah visualisasi urutan langkah secara sistematis dan logis dalam bentuk simbol-simbol yang tertentu.
Pengertian Algoritma dan Struktur Data
Contoh flowchart :
Pengertian Algoritma dan Struktur Data

2. Struktur Data

Struktur data adalah suatu pengelolaan data sehingga data dapat dipergunakan secara lebih efisien dan efektif. Dalam bahasa pemrograman, struktur data seringkali ditampakkan secaa fisik dalam bentuk tabel (biasanya pada bahasa pemrograman/pengelolaan database berbasis visual), namun pada beberapa bahasa pemrograman yang tidak berbasis visual, strutkur data lebih berupa pengelolaan data dengan aturan-aturan tertentu. Beberapa konsep pengelolaan data sederhana adalah sebagai berikut :
1. Array
Array adalah kumpulan data bertipe sama dan menggunakan nama yang sama pula. Antara satu variabel dengan variabel lain di dalam array dibedakan berdasarkan “subscript”. Subscript berupa bilangan di dalam kurung siku [...]. Melalui subscript inilah masing-masing elemen dapat diakses.
Pengertian Algoritma dan Struktur Data
2. Array Berdimensi Satu
Array berdimensi satu adalah sekumpulan data/elemen yang disimpan secara berurutan dalam suatu tempat/subscript yang terdiri atas 1 (satu) unsur. Sejumlah data suhu disimpan dalam nama suhu terdiri dari Suhu 1 = 25°, Suhu 2 = 23,5°, Suhu 3 = 21°, Suhu 4 = 26° dan Suhu 5 = 35° Pendefinisian array meliputi nama array, tipe elemen array dan jumlah elemen array.
Contoh :
Float nilai_mhs [12];
Keterangan :
1. tipe array : float (bilangan pecah)
2. nama array : nilai_mhs
3. jumlah elemen array : 12 data, yaitu nilai_mhs[1], nilai_mhs[2],…., nilai_mhs[12].
Nilai elemen array dapat dimasukkan melalui keyboard atau dimasukkan saat didefinisikan pada program.

3. Array Berdimensi Dua
Array berdimensi satu adalah sekumpulan data/elemen yang disimpan secara berurutan dalam suatu tempat/subscript yang terdiri atas 2 (dua) unsur, yaitu baris dan kolom. Array berdimensi dua berarti meiliki dua dimensi data. Contoh sederhana adalah data yang tertulis dalam tabel berikuit ini :
Pengertian Algoritma dan Struktur Data
Jika dibuat programnya adalah sebagai berikut :
int data_mobil [3] [4];
Keterangan :
      1. baris 1 – baris 3 : menunjukkan merek mobil.
      2. kolom 1 – kolom 4 : menunjukkan tahun penjualan
      3. tipe array : integer (bilangan bulat).
      4. nama array : data_mobil.
      5. jumlah elemen array : [3,4]
      6. [2,3] dibaca : penjualan mobil merek Daihatsu pada tahun 1994 adalah 70 unit.
4. Array Sebagai Argumen Fungsi
Array juga dapat berkedudukan sebagi parameter di dalam fungsi. Contoh pendefinisian :
const int MAKS = 5
    Int data[MAKS];

5. Fungsi
Fungsi adalah bagian program yang berisi sejumlah pernyataan tertentu yang dapat dipanggil berulang kali. Tujuan pembuatan fungsi adalah :
1. Memudahkan dalam mengembangkan program
2. Menghemat ukuran program
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan fungsi adalah :
1. Fungsi menerima masukan yang disebut argumen atau parameter.
2. Masukan diproses oleh fungsi dan memberikan hasil akhir yang disebut nilai balik (return value).
3. Agar fungsi dapat dipanggil, fungsi harus dideklarasikan.

6. Prototipe
Deklarasi fungsi disebut prototype fungsi yang berupa :
1. nama fungsi
2. tipe nilai balik fungsi
3. jumlah dan tipe argument
4. serta diakhiri dengan titik koma (;).
Contoh :
long kuadrat(long l)
dimana menyatakan kuadrat() adalah nama fungsi, long adalah tipe argument, long (kedua) menunjukkan nilai balik yang bertipe long
void garis()
menyatakan fungsi tanpa nilai balik
Pernyataan return digunakan untuk memberikan nilai balik fungsi. Dalam fungsi diatas berarti nilai kuadrat dari argument. Fungsi dengan pernyataan void tidak memberikan nilai balik. Biasanya tidak diakhiri pernyataan return. Jenis variabel dalam kaitannya dengan lingkup fungsi terdapat tiga macam yaitu : variabel otomatis, variabel eksternal dan variabel statis.
    • Variabel Lokal (otomatis) : Variabel yang didefinisikan di dalam fungsi disebut variabel local. Variabel ini hanya dikenal dalam fungsi tersebut.
    • Variabel Global (Eksternal) : Variabel yang didefinisikan di bagian luar manapun dari fungsi dan dikenal oleh semua fungsi. Disebut juga variabel global, karena dikenal de semua fungsi.
    • Variabel Statis : Baik variabel local maupun global dapat berfungsi sebagai variabel statis dengan cara menambahkan pada kedua variabel tersebtu pernyatan static. Kemudian pada kedua variabel tersebtu berlaku hal sebagai berikut :
      1. Jika variabel local berdiri sebagai variabel statis maka variabel tetap hanya dapat diakses pada fungsi yang mendefinisikannya, variabel tidak hilang saat eksekusi fungsi berakhir. Nilainya akan tetap dipertahankan, sehingga akan dikenali pada pemanggilan fungsi untuk tahap berikutnya.
      2. Inisialisasi oleh pemrogram akan dilakukan sekali saja selama program dijalankan. Jika tidak ada inisialisasi secara eksplisit, variabel diisi dengan nol.
      3. Jika variabel eksternal dijadikan sebagai variabel statis, variabel ini dapat diakses oleh semua file yang didefinisikan pada file yang sama dengan variabel eksternal tersebut .
Demikian tentang Pengertian Algoritma dan  konsep Struktur Data mudah-mudahan memberi manfaat bagi sobat semua, sehingga kita dapat mengerti bahwa dalam suatu program terdapat suatu algoritma berperan penting dalam mengelola dan menyusun intruksi secara efisien.

Cara Merawat Rambut Secara Alami

Rambut adalah mahkota bagi setiap orang, baik pria maupun wanita.  Setiap orang pasti ingin memiliki rambut yang indah, sehat dan berkilau. Maka dari itu diperlukan perawatan rambut yang tepat agar terhindar dari berbagai permasalahan rambut, seperti rambut rontok, rusak, kering, patah-patah dan bercabang. Memiliki rambut yang indah dan sehat merupakan dambaan bagi setiap wanita, sehingga mereka rela melakukan berbagai cara merawat rambut agar keinginan tersebut dapat terwujud. Baik menggunakan cara alami ataupun dengan melakukan perawatan rambut di salon kecantikan.

Sebenarnya merawat rambut tidak sulit, jika kita telah mengetahui bagaimana cara merawatnya dengan tepat sesuai dengan jenis rambut. Oleh karena itu dalam artikel kali ini saya akan berbagi informasi mengenai cara merawat rambut secara alami, agar terhindar dari rambut rusak, kering, dan bercabang. Bagi yang ingin mengetahuinya, dapat menyimak pembahasannya berikut ini :

1. Minyak Alami
Anda dapat mencoba menggunakan minyak alami ( minyak kelapa, minyak bunga matahari, minyak almond) untuk merawat rambut kering dan bercabang. Selain itu minyak alami juga dapat meningkatkan kelembutan rambut. Caranya dengan mengoleskan minyak alami setelah keramas, kemudian bungkus rambut anda dengan menggunakan handuk hangat. Diamkan sekitar 15 menit, lalu bilas hingga bersih.

2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun dapat bermanfaat untuk melembutkan rambut dan menjaga kesehatan rambut. Anda dapat mencoba menggunakannya dengan cara mengaplikasikan minyak zaitun hangat pada seluruh permukaan rambut sebelum keramas. Kemudian diamkan selama 5 menit, bilas dengan shampo. Untuk hasil terbaik lakukan cara diatas dua kali dalam seminggu.

3.Cuka Apel
Cuka apel bermanfaat untuk mengurangi rambut rusak dan menjadikan rambut menjadi lebih halus dan lembut. Anda dapat mencobanya dengan cara mencampurkan satu sendok makan minyak gandum dengan setengah cangkir sari cuka apel. Kemdian tambahkan air secukupnya, lalu oleskan campuran tersebut ke seluruh rambut setelah keramas (pada saat rambut masih dalam keadaan basah). Setelah itu diamkan selama 10 menit, bilas hingga bersih tanpa menggunakan shampo.


4. Mayones
Mayones bermanfaat untuk melembutkan rambut dan meningkatkan minyak alami rambut. Cara mengaplikasikannya juga sangat mudah, anda dapat mencoba dengan cara setelah keramas dan mengeringkan rambut dengan handuk, kemudian oleskan satu sendok makan mayones pada rambut, lalu bungkus rambut dengan shower cap atau handuk panas. Setelah itu biarkan mayones mereap kedalam rambut selama 25 hingga 20 menit. Lalu bilas dengan shampo bayi atau shampo herbal.

5. Alpukat
Alpukat bermanfaat untuk memberikan kelembaban dan melembut rambut. Anda dapat mencoba alpukat sebagai masker untuk merawat rambut. Caranya dengan memblender buah alpukat, kemudian campur jus alpukat dengan dua butir putih telur. Lalu aduk hingga rata, gunakan masker tersebut untuk melumuri rambut dengan melakukan gerakan pemijatan secara merata dan perlahan. Diamkan selama beberapa menit dan bilas rambut dengan menggunakan air dingin.

Selain menggunakan cara alami diatas, anda juga dapat mencoba cara merawat rambut berikut ini :
- Membersihkan Rambut
Bersihkan rambut anda setiap hari atau setiap dua hari sekali menggunakan shampo yang mengandung vitamin E, dan pastikan anda membersihkan sisa shampo saat membilas rambut dengan air dingin.

- Gunakan Kondisioner
Anda dapat mengunakan kondisioner setelah keramas dengan mendiamkan selama 10 hingga 15 menit sebelum membilasnya sekali dalam seminggu. Pastikan saat menggunakan kondisioner tidak mengenai kulit kepala dan tidak ada yang tersisa saat membilasnya. Karena hal tersebut dapat menyebabkan rambut menjadi lepek dan berminyak.

- Hindari Hair Dryer
Bagi yang ingin mempunyai rambut kuat dan tidak mudah rontok, sebaiknya hindari mengguankan hair dryer atau alat pengering rambut. Karena alat tersebut dapat membuat rambut menjadi rusak. Sebaiknya keringkan rambut dengan cara membungkusnya dengan handuk lembut yang meresap air atau dapat mengeringkan rambut dnegan cara ditepuk-tepuk perlahan.

- Memotong Rambut
Potonglah rambut anda secara reguler. Hal tersebut merupakan cara untuk mengatasi rambut bercabang dan pecah-pecah dengan cara memotong ujung rambut.

- Vitamin B
Sebaiknya mulailah mengkonsumsi vitamin B kompleks setiap hari. Karena kandungan biotin yang terdapat pada vitamin B kompleks bermanfaat untuk menguatkan rambut. Anda bisa mengkonsumsi telur, kacang-kacangan dan pisang untuk mendapatkan vitamin B kompleks.
Itulah cara merawat rambut secara alami agar terhindar dari rambut kering dan kusam. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat membantu mengatasi permasalahan anda dengan melakukan perawatan rambut yang tepat. Terima kasih telah membaca artikel ini dan sampai jumpa lagi.


Cara menghilangkan virus di flashdisk


kasus ini aku alami sendiri ketika flashdiskku dipinjam  dan untuk keperluan nyimpan data di kampus terus dibawa pulang. Sampai dirumah flashdisk ditancap ke komputer rumah dan aku scan dulu pakai AVG ternyata muncul warning ada 2 virus yang dicurigai adalah file:
  1. autorun.inf
  2. .vbs  
Dua file di atas ternyata dilihat pakai explorer WINXP nggak kelihatan walau option hidden dan extention hidden dah dibuka. Jelas file tersebut adalah file aneh karena tidak mungkin membuat  dan mengcopy 2 file tersebut, pastilah virus. Masalahnya untuk menghapusnya ya, file itu tetap ngga kelihatan jadinya mengapus yang mana?
Ada akal nih, keingat waktu dulu belajar DOS, untuk setting attribute file bisa pakai perintah ATTRIB jadinya langsung saja aku ke Star->run kuketik command masuk deh di prompt DOS baru laksanakan perintah sakti DOS jadul. Ini cara menampilkan file yang tersembunyi itu.
1. misal flashdisk di folder g: maka untuk melihat keseluruhan file, ketik g:\>dir *.*
    disini 2 file yang dicurigai tetap ga kelihatan
2. misal flashdisk di folder g: maka untuk lihat file tersembunyi ketik g:\>dir  /a
    baru deh 2 file tersebumi itu kelihatan
3. setelah muncul dua file di atas ubah attribute file biar kelihatan pakai cara
    g:\>attrib -r -a -s -h g:\autorun.inf /s
    g:\>attrib -r -a -s -h g:\.vbs /s
4. Cek dengan dir /a , setelah muncul 2 file tersebut, hapus dengan cara
5. g:\>del autorun.inf
    g:\>del *.vbs

Note:
Kalo kamu ingin paham perintah ATTRIB ketik aja g:\>attrib /?

Dah selesai, perintah DOS jadul dah menyelamatkan kita dari virus. Jika Anda menjumpai kasus seperti kasus ini, waktu di scan ada virusnys tapi diexplore gak kelihatan sehingga susah untuk menghapusnya pakai cara di atas.
Semoga bermanfaat.

Selasa, 12 November 2013

BAHASA PEMROGRAMAN VISUAL BASIC

Belajar Pemrograman Visual Basic.

Langkah-langkahnya:

1. Buka program VB (Visual basic)
2. klik create: New Project
3.ubah Project dengan nama yang Anda inginkan
4. Setelah itu akan muncul form1 pada project kita
5. Desain form1 tersebut dengan pembuatan  Label, TextBox, Combobox, Button,dll.
Sekarang kita desain form seperti di bawah ini.

Listing Programnya:
Public Class Form1

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        NPM.Items.Add("12110495")
        NPM.Items.Add("12110677")
        NPM.Items.Add("12110434")
        NPM.Items.Add("12111012")
        NPM.Items.Add("12110460")

        KDosen.Items.Add("41432")
        KDosen.Items.Add("41433")
        KDosen.Items.Add("41434")
        KDosen.Items.Add("41435")
        KDosen.Items.Add("41436")

        Kdemtkul.Items.Add("KKTI4303")
        Kdemtkul.Items.Add("KBTI4306")
        Kdemtkul.Items.Add("KBTI4303")
        Kdemtkul.Items.Add("KBTI4305")
        Kdemtkul.Items.Add("KBTI4301")

        Dim x As Integer
        For x = 1 To 100
            Nhadir.Items.Add(x)
            Ntugas.Items.Add(x)
            Nuts.Items.Add(x)
            Nuas.Items.Add(x)
        Next x
    End Sub

    Private Sub NPM_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles NPM.SelectedIndexChanged
        Select Case NPM.Text
            Case "12110495"
                Nama.Text = "Dessy Oktryana Sitorus"
            Case "12110677"
                Nama.Text = "Evi Rida Maha"
            Case "12110434"
                Nama.Text = "Devie Puspita"
            Case "12111012"
                Nama.Text = "Rizky Mawarni"
            Case "12110460"
                Nama.Text = "Vermina Marbun"
        End Select
        Jenjang.Text = "SI"
        jurusan.Text = "Teknik Informatika"
    End Sub

    Private Sub KDosen_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles KDosen.SelectedIndexChanged
        Select Case KDosen.Text
            Case "41432"
                NmDosen.Text = "Tonny Limbong,S.Kom,M.Kom"
            Case "41433"
                NmDosen.Text = "Alex Rikki,S.Kom,M.Kom"
            Case "41434"
                NmDosen.Text = "Yasir Hasan,S.Kom"
            Case "41435"
                NmDosen.Text = "Mesran,M.Kom"
            Case "41436"
                NmDosen.Text = "Pristiwanto,S.Kom"
        End Select
    End Sub

    Private Sub Kdemtkul_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Kdemtkul.SelectedIndexChanged
        Select Case Kdemtkul.Text
            Case "KBTI4303"
                Mkul.Text = "Sistem Basis Data"
            Case "KKTI4303"
                Mkul.Text = "Struktur Data"
            Case "KBTI4306"
                Mkul.Text = "Sistem Operasi"
            Case "KBTI4305"
                Mkul.Text = "Pemograman Visual"
            Case "KBTI4302"
                Mkul.Text = "Komunikasi Data"
        End Select
    End Sub

    Private Sub Btnkeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnkeluar.Click
        End
    End Sub

    Private Sub Nhadir_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Nhadir.SelectedIndexChanged

    End Sub

    Private Sub Btnproses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnproses.Click
        Nakhir.Text = 0.1 * Nhadir.Text + 0.15 * Ntugas.Text + 0.35 * Nuts.Text + 0.45 * Nuas.Text

        If Nakhir.Text >= 80 Then
            Nhuruf.Text = "A"
            Keterangan.Text = "LULUS"
        ElseIf Nakhir.Text >= 70 Then
            Nhuruf.Text = "B"
            Keterangan.Text = "LULUS"
        ElseIf Nakhir.Text >= 60 Then
            Nhuruf.Text = "C"
            Keterangan.Text = "LULUS"
        ElseIf Nakhir.Text >= 50 Then
            Nhuruf.Text = "D"
            Keterangan.Text = "GAGAL"
        Else
            Nhuruf.Text = "E"
            Keterangan.Text = "GAGAL"
        End If
    End Sub

    Private Sub Btnhapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnhapus.Click
        NPM.Text = ""
        Nama.Text = ""
        Jenjang.Text = ""
        jurusan.Text = ""
        KDosen.Text = ""
        NmDosen.Text = ""
        Kdemtkul.Text = ""
        Mkul.Text = ""
        Nhadir.Text = ""
        Ntugas.Text = ""
        Nuts.Text = ""
        Nuas.Text = ""
        Nakhir.Text = ""
        Nhuruf.Text = ""
        Keterangan.Text = ""
    End Sub

End Class

Setelah kita jalankan, maka hasilnya seperti di bawah ini:

Slamat mencoba ya!!!